Menurut KBBI, arti budaya adalah /bu.da.ya/ n 1 pikiran; akal budi: hasil --; 2 adat istiadat: menyelidiki bahasa dan --; 3 sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang (beradab, maju): jiwa yang --; 4 cak sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah sukar diubah; 1
Maksud budaya di san adalah nomer 4, "sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah sudah diubah". Berbicatra soal budaya, tentu sangat banyak kebudayaan yang ada di Indoensia, mengingat majemuknya warga kita. Namun, diantara kesemuanya ada berberapa budaya yang perlu dihilangkan.
1. Basa-basi pakai fisik
Eh, sekarang gendutan ya?
Kok wajahnya malah bruntusan?
Pasti gak asing dong dengan sejenis kalimat basa-basi fisik di atas? Meski terdengar ringan tapi pernyataan itu bisa bikin si pendengar sakit hati bahkan insecure. Kita gak bisa pukul samaratakan perasaan orang. Bisa jadi yang dianggap bercanda, dia naggapnya berbeda. Dan percayalah basi-basi pakai fisik itu nyebelin banget.
2. Kepo Maksimal
Kapan nikah? Kapan wisuda? Momongannya udah berapa? Gajinya berapa?
Selain kebiasaan basa-basi fisik, hobi netizen Indonesia yang patut dihilangkan yaitu budaya kepo. Entah kenapa, saat melihat seseorang yang masih single, lidah netizen seketika menjadi gatal dan terucaplah pertanyaan kapan nikah, kapan wisuda, momongannya udah berapa.
Mungkin respon setiap orang berbeda. Ada yang terlihat santai saja, ada juga yang menanggapinya dengan minta doa. Namun, gak sedikit yang merasa risih dan kesal. Parahnya, gak cuma sekali, setiap ada kesempatan para netizen ini kerap menanyakan pertanyaan yang sama. Kebayang, kan betapa menyebalkannya itu.
3. Pemuja Good Looking
Bohong banget jika ada yang bilang fisik itu gak penting. Kenyataan berkata sebaliknya. Meminjam istilah anak twitter, "Keadilan sosial bagi seluruh warga yang good looking." Jika kamu seseorang yang berwajah good looking, maka, selama! separuh masalah hidupmu sudah terselesaikan.
Dalam kehidupan sehari-hari banyak contohnya seperti kasus seorang artis atau selebgram. Jika seorang artis/selebgram berbuat kesalahan, maka netizen akan berkata, "Namanya juga manusia, pasti ada khilafnya", "Untung ybs cantik."
Berbanding terbalik jika seseorang itu berwajah tak menarik, wah, maka netizen akan ramai-ramai membully dan memviralkan ke berbadai akun sosial media, dengan komentar tajam tentunya.
Selaku warga Indonesia, menurut kamu apa aja sih budaya netizen yang harus dihilangkan? Yuk tulis di kolom koemntar.
0 Komentar